Pages

Monday, October 6, 2014

UML - Use Case Diagram

Hallo, jumla lagi di blon ini. Kali ini kita bahas tentang UML yukk.

Penertian Unified Modeling Language (UML) himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain proram berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya. Selain itu, UML merupakan suatu metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut. UML mulai diperkenalkan oleh Object Management Group, sebuah organisasi yang telah mengembangkan model, teknologi, dan standar OOP sejak tahun 1980-an. Sekarang UML sudah mulai banyak digunakan oleh para praktisi OOP. UML merupakan dasar bagi perangkat (tool) desain berorentasi objek dari IBM.

Lalu pengertian dari Use Case Diaram itu apa ya/kegunaannya itu untuk apa?
Use case diagram digunakan untuk memodelkan bisnis proses berdasarkan perspektif pengguna sistem. Use case class digunakan untuk memodelkan dan menyatakan unit fungsi/layanan yang disediakan oleh sistem ke pemakai. Use case dapat dilingkupi dengan batasan sistem yang diberi label nama sistem. Use case juga menyediakan hasil yang dapat diukur ke pemakai atau sistem eksternal.
Use case diagram terdiri atas use case dan actor.

Langsung saja ke contoh kasusnya yaitu pada suatu Restaurant dan di bawah ini adalah contoh Use Case di Restaurant.

Dapat dilihat pada gambar di atas, simbol-simbol yang digunakan yaitu : 
  1. Usecase,
  2. Association,
  3. Direct Association,
  4. Include,
  5. Extend,
  6. System Boundary.

Dalam Use Case tersebut terdapat 4 aktor yaitu :
  1. Pembeli,
  2. Pelayan,
  3. Koki,
  4. Kasir.

Berikut ­penjelasan dari Use Case di atas.
  1. Pelayan akan memberikan daftar menu kepada pembeli.
  2. Pembeli tersebut akan memilih menu yang telah diberikan, pada kejadian ini pembeli dapat juga menanyakan informasi seputar menu. Oleh karena itu, digunakan penghubung Extend antara Use Case “memilih menu” dengan “menanyakan menu”.
  3. Setelah itu pembeli memberikan daftar pesanan yang diinginkan.
  4. Kemudian Pelayan akan memberikan daftar pesanan si pembeli kepada koki (juru masak).
  5. Koki akan memasak sesuai dengan daftar pesanan yang diberikan oleh pelayan. Pada kegiatan memasak, akan dilakukan juga proses penyajian masakan setelah selesai memasak.
Oleh karena itu digunakan penghubung Include antara Use Case “Memasak” dan “Menyajikan”.

  1. Tahap selanjutnya, koki memberikan masakan kepada pelayan.
  2. Lalu pelayan akan memberikan masakan tersebut kepada pembeli yang telah memesan masakan tersebut.
  3. Setelah itu, pembeli akan meminta daftar harga pesanan yang harus dibayar kepada restoran tersebut atau BILL.
  4. Kemudian pelayan memberikan daftar harga yang harus dibayar pembeli.
  5. Pembeli kemudian memberikan sejumlah uang untuk membayar esanan yang telah dipesan olehnya.
  6. Pelayan selanjutnya akan memberkan BILL dan uang ke kasir.
  7. Setelah selesai pembayaran, kemudian kasir memberikan struk tanda lunas pesanan dan memiliki kemungkinan untuk memberikan uang kembalian. Maka antara Use Case “Memberi Struk” dengan “kembalian” dihubungkan dengan Extend.
  8. Lalu yang terakhir, pelayan memberikan struk kepada si pembeli.
Sekian dari pembahasan kali ini dengan tema UML dan judul Use Case Diagram.

Sumber : 
David M. Kroenke, Database Processing Jilid 1 edisi 9, halaman 90. Erlangga.
Ir. M. FARID AZIZ, M. Kom, Object Oriented Programming Php 5, halaman 118. Elex Media Komputindo.

Procedure dan Trigger dengan PL/SQL

Kembali lagi dengan materi PL/SQL, kali ini yang di bahas adalah mengenai Procedure dan Trigger pada PL/SQL. Langsung mulai saja ke materinya, kita membutuhkan table stok yang akan dibuat terlebih dahulu dan dilanjutkan pada pembuatan Trigger serta procedure. Berikut adalah tahapannya.

1. Create Table “stok”

















2. Description Table “stok”

3. Memasukkan 5 record ke tabel “stok”
INSERT INTO stok VALUES('ACER','A01','9000');
INSERT INTO stok VALUES('ASUS','A02','8000');
INSERT INTO stok VALUES('SONY','A03','11000');
INSERT INTO stok VALUES('HP','A04','8500');
INSERT INTO stok VALUES('LENOVO','A05','8700');

4. Isi data dari tabel “stok”


















5. Membuat Trigger yang akan dijalankan setelah memasukkan record baru ke table “stok” dan akan mengeluarkan String “DATA BERHASIL DITAMBAHLAN”.

6. Melakukan test untuk Trigger pada point #5











7. Membuat Procedure untuk menghitung luas dan keliling Lingkaran.


Penjelasan bagian Procedure Lingkaran :
  1. Pendeklarasian nama procedure dengan nama “LINGKARAN” beserta 1 parameter dengan nama ”R” dan bertipe data INTEGER. Kemudian dideklarasikan 2 variable local “LUAS” dan “KELILING” dengan tipe FLOAT dan panjang 5.
CREATE OR REPLACE PROCEDURE LINGKARAN(R INTEGER) AS
LUAS FLOAT(5);
KELILING FLOAT(5);
  1. Perhitungan Luas segitiga dengan rumus : L=3.14*r*r dan K=2*3.14*r
LUAS:=3.14*R*R;
KELILING:=2*3.14*R;
  1. Kemudian akan di cetak kedua nilai tersebut dengan script berikut.
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Luas = ' || LUAS);
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('Keliling = ' || KELILING);

Selanjutnya kita buat Script untuk menginput nilai jari-jari lingkaran (r), setelah itu memanggil procedure LINGKARAN dengan parameter nilai r hasil input tadi.








OUTPUT PROGRAM

Sunday, September 28, 2014

Pengantar Bisnis Informatika

Hello everyone, Kembali lagi saya publish 1 tulisan mengenai materi softskill yaitu Pengantar Bisnis Informatika.


Pengantar Bisnis Informatika terdapat kata Bisnis, arti kata Bisnis dapat diartikan sebagai istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Huat, T Chwee,1990 bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society yang artinya Sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.

Sedangkan menurut Griffin & Ebert adalah suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Dari ketiga pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian bisnis adalah
"suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang(organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang atau jasa (create of good or service) guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi yang dilakukan"

Bisnis memiliki beberapa aspek, diantaranya :
- Penciptaan nilai
- Penciptaan barang dan jasa
- Keuntungan melalui transaksi
- Kegiatan individu dan kelompok

Fungsi utama bisnis adalah menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara :-Menunda waktu kegunaan (time utility), atau fungsi pemasaran
-Mengubah kepemilikan (possessive utility), yaitu fungsi penjualan
-Memindahkan tempat produk itu (place utility), atau fungsi distribusi
-Mengubah bentuknya (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi

Menurut Steinhoff, ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :
-Mencari bahan mentah (acquiring raw material)
-Mengubah bahan mentah menjadi barang jadi(manufacturing raw materials into product)
-Menyalurkan barang yang sudah jadi tersebut ketangan konsumen (distributing product to consumers)

Salah satu contoh bisnis di bidang TI adalah E-commerce
Teknologi informasi juga dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.

Sistem E-commerce dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

Electronic Markets (EMs)
merupakan sebuah sarana yang menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam
sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam
harga yang ditawarkan.
Electronic Data Interchange (EDI), merupakan sarana untuk mengefisienkan
pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar
antara organisasi-organisasi komersial.

Internet Commerce, ialah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi
dan komunikasi untuk aktivitas perdagangan.

Banyak keuntungan yang diperoleh dalam penerapan Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari-hari, yaitu :

1. Proses yang awalnya dilakukan secara manual, diganti menjadi sistem otomatis. Hal ini guna mengurangi biaya untuk tenaga kerjanya, biaya untuk kertas, alat tulis, dan lain-lain.

2. Waktu mengerjakan lebih cepat dengan adanya penerapan IT. Sebab dengan penerapan ini dapat memperpendek rantai birokrasi, seperti contoh awalnya suatu proses diselesaikan dalam 1 minggu, kemudian dengan penerapan IT hanya membutuhkan waktu 1 hari untuk menyelesaikannya. Apabila waktu tadi kita konversikan ke biaya maka akan mendapatkan penghematan beberapa rupiah.
3. Pengambilan keputusan yang lebih cepat, karena dengan IT data yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat dan akurat. Hal ini menjadikan perusahaan lebih kompetitif. Sebab dampaknya akan sangat besar bagi kinerja perusahaan.

4. Dengan penerapan teknologi IT kita akan dapat menghemat baiaya promosi dan pemasaran, karena promosi lewat web site akan sangat murah dan konsumen dapat melihat profil perusahaan dari mana saja diseluruh dunia.

5. Dengan IT, sistem dapat terintegrasi di semua kantor atau perusahaan sehingga hal ini dapat meningkatkan kecepatan dalam menanggapi sejumlah permintaan dan pihak manajemen dengan cepat mengetahui kondisi status perusahaannya tanpa harus mengujungi kantor cabang yang jauh dan memakan biaya transportasi serta waktu yang tidak sebentar.
http://dirgantraviata.blogspot.com/2013/10/pengantar-bisnis-informatika-pengertian.html
http://blog.unila.ac.id/mastalina/2009/06/02/peranan-teknologi-informasi-dalamdunia-bisnis/

Percabangan dengan PL/SQL


Hello Everyone, pembahasan selanjutnya mengenai PL/SQL. Jenis percabangan yang digunakan adalah IF..ELSE dan berikut adalah contohnya.

SET SERVEROUTPUT ON
DECLARE
awal INTEGER;
mulai INTEGER;
akhir INTEGER;

BEGIN
awal:=0;
mulai:=&mulai;
akhir:=&akhir;
IF mulai > akhir THEN
awal:=akhir;
akhir:=mulai;
mulai:=awal;
awal:=0;
END IF;
FOR awal IN mulai..akhir LOOP
IF MOD(awal,2)=0 THEN
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(awal || ' Bilangan Genap');
ELSE
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(awal || ' Bilangan Ganjil');
END IF;
END LOOP;
END;

Kemudian berikut adalah penjelasan program di atas.

SET SERVEROUTPUT ON
Mengatur library ServerOutput menjadi On atau siap untuk digunakan.

DECLARE
awal INTEGER;
mulai INTEGER;
akhir INTEGER;
Mendeklarasikan variable awal, mulai, akhir dengan tipe integer.

BEGIN
awal:=0;
Mengisi variable result sama dengan 0(nol).

mulai:=&mulai;
akhir:=&akhir;
Mendeklarasikan perintah untuk input variable mulai dan akhir.


IF mulai > akhir THEN
awal:=akhir;
akhir:=mulai;
mulai:=awal;
awal:=0;
END IF;
Melakukan pengecekan apakah terjadi kesalahan input yaitu nilai mulai lebih besar dari nilai akhir, maka akan ditukar kedua nilai dari variable mulai dan akhir.

FOR awal IN mulai..akhir LOOP
IF MOD(awal,2)=0 THEN
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(awal || ' Bilangan Genap');
ELSE
DBMS_OUTPUT.PUT_LINE(awal || ' Bilangan Ganjil');
END IF;
END LOOP;
END;
Melakukan perulangan dari nilai variable mulai sampai nilai variable akhir. Didalam perulangan dilakukan pengecekan apakah nilai tersebut adalah bilangan genap yang dimana hasil bagi nilai tersebut dengan bilangan dua adalah sama dengan 0(nol), sedangkan jika tidak sama dengan 0(nol), maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.

Hasilnya seperti gambar di bawah ini.